Penerapan
4G LTE pada Talk Fusion
Apa
itu Talk Fusion ?
Talk Fusion merupakan perusahaan MLM resmi yang didirikan
tahun 2007 oleh Bob Reina, seorang mantan polisi asal Florida USA yang banting
setir menjadi pengusaha MLM. Talk Fusion terdaftar di Direct Selling
Association (DSA, semacam APLI Amerika). Produk utama Talk Fusion adalah
komunikasi video. Karena dipasarkan secara online, Talk Fusion kini merupakan
salah satu perusahaan MLM ternama yang memiliki member di lebih 200 negara
termasuk Indonesia.
Sebagai perusahaan MLM, salah satu keunggulan Talk Fusion
adalah instant payment, yaitu pembayaran bonus langsung kepada member secara
real time. Tidak perlu menunggu waktu seminggu atau 2 minggu seperti kebanyakan
MLM lainnya.
Biaya
Pendaftaran dan Produk Talk Fusion
Sebagai suatu bisnis, Talk Fusion juga memiliki produk
nantinya dibeli oleh para member yang bergabung. Sebagaimana disebut di atas,
produk Talk Fusion adalah seputar video. Talk Fusion meyakini bahwa komunikasi
dengan video merupakan model komunikasi masa depan. Sebagai catatan, setidaknya
ada 3 jenis MLM yang menjajakan dagangan komunikasi video saat ini yaitu:
TalkFusion.com, PureLeverage.com, dan iWowWe.com.
Untuk
mendaftar Talk Fusion, Anda cukup memilih salah satu paket berikut:
- Paket Starter: $125 + biaya
bulanan $20,
- Paket Eksekutif: $250 + biaya
bulanan $35,
- Paket Elite: $750 + biaya
bulanan $35
Atas
biaya tersebut, Anda mendapatkan 8 produk utama Talk Fusion yaitu:
- Video Email: Memungkinkan
pengguna mengirimkan video berdurasi pendek di email.
- Video Share (social media)
- Video Auto Responder (Fasilitas
video untuk menyapa calon member atau pelanggan yang mendaftar di formulir
/subscription)
- eSubscription Form (Formulir
pendaftaran online)
- Video Conference (dengan 15
orang sekaligus)
- Video Broadcast (webinar dengan
audiens tidak terbatas)
- Video Blog
- Fusion Wall
Produk-produk
di atas sepertinya sangat berguna bagi mereka yang berjualan secara
online. Pun jika tidak memiliki bisnis online, fasilitas tersebut seharusnya
bisa Anda gunakan untuk menjalin pertemanan atau berkomunikasi dengan keluarga.
Apakah
Talk Fusion Merupakan Peluang Bisnis?
Peluang bisnis yang baik seharusnya memiliki produk yang
unggul, mudah dipasarkan dan laris dengan prospek pasar yang baik. Produk Talk
Fusion memiliki beberapa kritik yang bisa Anda temukan juga di berbagai review
online.
Video
Marketing
Saat ini tidaklah terlalu menarik
atau praktis dalam mencari pelanggan. Anda yang berkecimpung di dunia
marketing, seberapa sering Anda menerima video email? Mungkin kebanyakan Anda
akan menjawab belum pernah. Kemungkinan alasannya adalah karena video tidak
enak diputar di bandwith internet yang masih seret. Kedua, video email tidak
praktis karena seseorang harus merekam video dulu baru mengirimnya. Belum lagi
kenyataan bahwa tidak semua orang percaya diri untuk kelihatan fisiknya di
video marketing. Sewa model?
Lagipula Anda bisa mengirim email dengan video versi Youtube yang gratis bukan?
Video
Share bukanlah produk eksklusif
Dengan Youtube, siapa saja dengan mudah meng-copy paste
suatu video dan menampilkannya dalam berbagai blog, facebook, lampiran
email,
dan aneka media sosial lainnya. Dan semua itu gratis, tidak perlu bayar. Saat
diklik pun, video Youtube sudah langsung dapat dinikmati tanpa perlu berpindah
halaman.
AutoResponder
dan eSubscrition
Merupakan cara yang baik digunakan para pebisnis online
untuk menjaring member atau konsumen baru dan berkomunikasi intens dengan
mereka secara otomatis. Aweber mungkin autoresponder berbayar terbanyak yang
digunakan saat ini. Akan tetapi ternyata fasilitas ini juga disediakan gratis
oleh vCita.com.
Apakah Anda sungguh memerlukannya? Seberapa banyak calon
konsumen yang akan memanfaatkan fasilitas ini? Hubungan komunikasi video saat
ini cukup menggunakan Anda toh bisa menggunakan Skype, Webex, atau Cisco bukan?
Untuk Video Blog, Anda bisa membuat blog gratis dengan WordPress atau Youtube
lalu embed video Anda ri Youtube ke blog tersebut. Semuanya gratis alias tidak
perlu bayar.
Android
Application
Yang ini masih belum launching saat tulisan ini saya buat.
Tetapi gambaran saya yang ‘optimis’ untuk Talkfusion ini adalah: streaming
video di mobile platform masih barang mahal. Tahu berapa bulanan untuk koneksi
super yang tidak membuat streaming video atau video conference putus-putus?
saya tidak tahu karena saya orang tidak punya. Mungkin akan keren punya aplikasi
Android video conferencing, tapi lagi-lagi Skype juga ada versi Androidnya, dan
lagi-lagi gratis. Kecuali aplikasi Android dari Talkfusion ini benar-benar
sesuatu, maka menurut saya gema- nya tidak akan ‘sesuatu’ sekali.
Ulasan singkat diatas membuat kami bertanya-tanya, mengapa
Talk Fusion menjual produk yang (1) belum tentu
dapat
dipergunakan secara efektif, (2) ternyata dapat diperoleh secara gratis.
Apa
itu 4G LTE (Long Term Evolution)
3GPP Long Term Evolution atau yang biasa disingkat LTE
adalah sebuah standar komunikasi akses data nirkabel tingkat tinggi yang
berbasis pada jaringan GSM/EDGE dan UMTS/HSPA. Jaringan antarmuka-nya tidak
cocok dengan jaringan 2G dan 3G, sehingga harus dioperasikan melalui spektrum
nirkabel yang terpisah. Teknologi ini mampu download sampai dengan tingkat
300mbps dan upload 75mbps. Layanan LTE pertama kali dibuka oleh perusahaan
TeliaSonera di Stockholm dan Oslo pada tanggal 14 desember 2009. 3GPP Long Term
Evolution, atau lebih dikenal dengan sebutan LTE dan dipasarkan dengan nama 4G
LTE adalah sebuah standard komunikasi nirkabel berbasis jaringan GSM/EDGE dan
UMTS/HSDPA untuk aksess data kecepatan tinggi menggunakan telepon seluler mau
pun perangkat mobile lainnya.
LTE pertama kali diluncurkan oleh TeliaSonera di Oslo dan
Srockholm pada 14 Desember 2009. LTE adalah teknologi yang didaulat akan
menggantikan UMTS/HSDPA. LTE diperkirakan akan menjadi standarisasi telepon
seluler secara global yang pertama. Walaupun dipasarkan sebagai teknologi 4G,
LTE yang dipasarkan sekarang belum dapat disebut sebagai teknologi 4G
sepenuhnya. LTE yang di tetapkan 3GPP pada release 8 dan 9 belum memenuhi
standarisasi organisasi ITU-R. Teknologi LTE Advanced yang dipastikan akan
memenuhi persyaratan untuk disebut sebagai teknologi 4G.
Sekilas
tentang LTE
LTE sudah mulai dikembangkan oleh 3GPP sejak tahun 2004.
Faktor-faktor yang menyebabkan 3GPP mengembangakan teknologi LTE antara lain
adalah permintaan dari para pengguna untuk peningkatan kecepatan akses data dan
kualitas servis serta memastikan berlanjutnya daya saing sistem 3G pada masa
depan. 3GPP LTE mewakili kemajuan besar di dalam teknologi seluler. LTE di
rancang untuk memenuhi kebutuhan operator akan akses data dan media angkut yang
berkecepatan tinggi serta menyokong kapasitas teknologi suara untuk beberapa
dekade mendatang. LTE meliputi data berkecepatan tinggi, multimedia unicast dan
servis penyiaraan multimedia. Selain itu LTE diperkirakan dapat membawa
komunikas pada tahap yang lebih tinggi, tidak hanya menghubungkan manusia saja
tetapi dapat juga menyambungkan mesin.
Teknologi
LTE dan layanannya
Teknologi LTE secara teoritis menawarka kecepatan downlink
hingga 300 Mbps dan Uplink 75 Mbps. LTE menggunakan Orthogonal Frequency
Division Mutiplexing (OFDM) yang mentransmisikan data melaului banyak operator
spektrum radio yang masing-masing nya sebesar 180 kHz. OFDM melakukan transmisi
dengan cara membagi aliran data menjadi banyak aliran-aliran yang lebih lambat
yang ditransmisikan secra serentak. Dengan menggunakan OFDM memperekecil
kemungkinan terjadinya efek multi path. Meningkatakan kecepatan transmisi
secara keseluruhan, channel transmisi yang digunakan LTE diperbesar dengan cara
meningkatan kuantitas jumlah operator spectrum radio tanpa mengganti parameter
channel spectrum radio itu sendiri.
LTE harus bisa beradaptasi sesuai jumlah bandwith yang
tersedia. LTE mengadopsi pendekatan all-IP. Menggunakan arsitektur jaringan
all-IP ini menyederhanakan rancangan dan implementasi dari antar muka LTE,
jaringan radio dan jaringan inti, hingga memungkinkan industri wireless untuk
beroprasi layaknya fixed-line network. Agar menjadi universal, perangkat mobile
yang berbasis LTE harus juga mampu menyokong GSM, GPRS, EDGE dan UMTS. Jika
dilihat dari sisi jaringan, antar muka dan protocol ditempatkan di tempat yang
memungkinkan terjadinya perpindahan data selancar mungkin jika pengguna
berpindah tempat ke daerah yang memiliki teknologi antar muka yang
berbeda.
Arsitektur
Jaringan dan Antarmuka dari Teknologi LTE
Secara keseluruhan jaringan arsitektur LTE sama dengan
teknologi GSM dan UMTS. Secara mendasar, jaringan di bagi menjadi bagian
jaringan radio dan bagian jaringan inti. Walaupun begitu, jumlah bagian
jaringan logis dikurangi untuk melangsingkan aristektur secara keseluruhan dan
mengurangi biyaya serta latensi di dalam jaringan.
Pengaturan
teknologi LTE
Transmisi data dalam LTE baik dalam arah uplink maupun
downlink dikontrol oleh jaringan. Proses ini sama seperti teknologi GSM maupun
UMTS. Di dalam sistem LTE, pengaturan sepenuhnya dikontrol oleh eNode-B.
Pengaturan
Downlink
Pada arah downlink, eNode-B bertanggung jawab untuk
menyampaikan data yang diterima dari jaringan kepada para pengguna, melalui
antar muka udara.
Pengaturan
Uplink
Untuk mendapatkan informasi, perangkat mobil harus
mengirimkan permintaan penugasaan kepada eNode-B.
Prosedur
Dasar
Perangkat LTE yang cenderung lebih data sentris akan memulai
pencarian jaringan yang sesuai terdahulu. Jika perangkat tidak menemukan cell
LTE maka perangkat akan menggunakan teknologi cell UMTS dan GSM. Setelah
perangkat mobile informasi untuk untuk bisa mengakses jaringan terpenuhi, maka
perangkat akan melakukan prosedur attach. Prosedur attach memberikan alamat IP
dan perangkat mobile mulai bisa mengirim dan menerima data dari jaringan. Pada
teknologi GSM dan UMTS perangkat bisa tersambung dengan jaringan tanpa alamat
IP (internet protocol), namun pada teknologi LTE (long term evolution)
perangkat haru memiliki alamat IP agar tersambung dengan jaringan.
Jaringan
telepon
Seperti yang sudah diungkapkan sebelumnya LTE menggunakan
jaringan all-IP. Sedangkan telepon pada GSM dan UMTS menggunakan circuit
switching. Dengan pengadopsian teknologi LTE, maka para operator harus
merencanakan ulang jaringan telepon mereka. Muncullah tiga pendekatan yang
dapat digunakan:
CSFB (Circuit Switched Fallback): Pada pendekatan ini, LTE hanya menyediakan servis data dan
ketika telepon dilakukan atau diterima maka akan kembali menggunakan circuit
switching. Kerugian yang didapatkan adalah pengaturan telepon mengambil waktu
yang lebih lama.
SVLTE (Simultaneous Voice and LTE): Pada pendekatan ini ponsel bekerja sebagai LTE dan circuit
switching secara bersamaan. Kekurangan pada pendekatan ini adalah ponsel
cenderung memiliki harga mahal dan menggunakan konsumsi tenaga yang tinggi.
VoLTE (Voice over LTE): Pendekatan ini berbasis pada IP
multimedia subsistem, yang bertujuan menyokong akses telepon dan multimedia
melalui terminal nirkabel.
Selain ketiga pendekatan di atas, terdapat alternatif lain
yang tidak diinisiasikan oleh operator yaitu , Over-the-top-content servis ,
menggunakan aplikasi seperti skype dan google talk untu menyediakan servis
telepon bagi LTE. Walupun begitu sekarang dan beberapa masa kedapan, servis
telepon masih menjadi pemasukan utama bagi operator mobile. Maka menggantungkan
servis telepon LTE sepenuhnya pada OTT, merupakan suatu tindakan yang tidak
akan menerima banyak dukungan dari industri telekomunikasi.
Hak
Cipta LTE
Menurut database milik European Telecommunications Standart
Institute (ETSI), terdapat 50 perusahaan yang memiliki hak paten dari LTE.
Kelebihan
4G LTE
- LTE menawarkan kecepatan 300
Mbps untuk download dan 75 Mbps untuk upload.
- LTE menggunakan OFDM
(Orthogonal Frequency Division Multiplexing) yang mentransmisikan data
masing-masing sebesar 180 Khz melalui banyak operator spektrum radio.
- Mendukung gelombang frekuensi
yang digunakan distem IMT dan ITU-R saat ini.
- Mendukung MBSFN ( Multicast
Broadcast Single Frequency Network).
Kekurangan
4G LTE
- Biaya untuk infrastruktur
jaringan baru realtif mahal.
- Selain itu jika jaringan harus
diperbaharui maka peralatan baru harus diinstal.
- Selain itu teknologi LTE
menggunakan MIMO (Multiple Input Multiple Output), teknologi yang
memerlukan antena tambahan pada pancaran pangakalan jaringan untuk
transmisi data.
- Sebagai akibatnya jika terjadi
pembaharuan jaringan maka pengguna perlu memebeli mobile device baru guna
mengguna infrastruktur jaringan yang baru.
LTE
di Indonesia
Teknologi LTE yang telah diuji coba oleh beberapa operator
di Indonesia bukanlah merupakan teknologi 4G yang sebenarnya. Teknologi yang
telah diuji coba di Indonesia merupakan LTE release – 8 yang baru memenuhi
spesifikasi 3GPP tapi belom memenuhi spesifikasi IMT-advanced. Percobaan jaringan
LTE ini sudah diupayakan oleh operator, tercatat Telkomsel dan Indosat sudah
menguji coba jaringan ini pada tahun 2013, dan kemudian disusul oleh XL.
Peluncuran jaringan LTE kepada publik dilakukan oleh
operator internet BOLT pada awal 2014 dengan meng- cover daerah ibukota
Jakarta, pada akhir 2014 Telkomsel sudah meluncurkan layanan internet 4G LTE
dengan mencakup wilayah Jakarta dan Bali. Tercatat hingga akhir 2015, ada lima
operator yang sudah menyelenggarakan 4G LTE, yakni Telkomsel dengan layanan 4G
LTE, XL dengan HotRod 4G LTE, Indosat Ooredoo dengan 4GPlus, Boltt 4G LTE, dan
Smartfren dengan layanan 4G LTE Advanced dengan jangkauan Pulau Jawa, Madura,
Bali dan beberapa kota besar di luar Jawa.
Penerapan
4G LTE untun Talk Fusion
Karena Talk Fusion mengandalkan format video sebagai produk
unggulannya maka diperlukan kecepatan tinggi untuk bisa menggunakannya secara
optimal, agar tidak ada kendala dalam melakukan perekaman video apalagi di
zaman modern sekarang ini teknologi kamera video pun semakin canggih dan
menghasilkan gambar yang bagus, disitulah peranan 4G LTE dibutuhkan karena
memiliki kecepatan internet yang cepat agar saat melakukan video conference
tidak tersendat-sendat. Bagi anda pengguna Talk Fusion silahkan beralih ke 4G
LTE karena banyak keunggulannya, di Indonesia juga sudah tersedia koneksi 4G
LTE yang disediakan oleh perusahaan operator Indonesia.
Sumber
info :
orangorangan.com/review-mengenai-talkfusion-indonesia/
serbabisnisonline.blogspot.com/2014/04/apa-itu-talk-fusion-pakah-benar.html#.V04-YLeyRYB
https://id.m.wikipedia.org/wiki/Long_Term_Evolution
one-colour.blogspot.com/2015/04/kelebihan-dan-kekurangan-4g-lte.html


Tidak ada komentar:
Posting Komentar